(PERTEMUAN KE 176) TENTANG SALAM KITA

"Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan,

maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu." (QS An-Nisaa: 86)

Saya kerap kali membaca SMS yang salam pembukanya ditulis "Ass".

Dan sering juga saya mendapatkan salam penutup "Wass". Entahlah apakah saya saja yang merasa nelangsa dan merasa diacuhkan dengan salam seperti itu. Seakan ditinggal pergi buru-buru oleh si pemberi salam. Benarkah dia memberi salam ataukah empat huruf itu hanyalah suara yang mirip salam? Tidakkah terpikir untuk menambah empat huruf lagi hingga salam penutup itu mempunyai makna?

Hal ini memang sederhana dan terkadang disepeleken oleh sebagian orang. Tapi, tahukah anda? Bahwasannya karena hal-hal yang sederhana seperti inilah Rasulullah SAW bisa melunakkan hati yang keras para musyrikin Quraisy. Mulai dari cara menyisir rambut, menyediakan tempat sampah di depan rumah, memberi salam pada anak-anak, makan menggunakan tangan kanan, sampai perintah untuk menanam pohon.

●●●

Pernah sahabat Rasulullah, Umar bin Khatab mengadukan Ali bin Abi Thalib kepada Rasulullah. "Ya, Rasulullah, Ali bin Abi Thalib tidak pernah memulai mengucapkan salam kepadaku..." Rasulullah lalu menanyakan hal itu kepada Ali bin Abi Thalib. Ali bin Abi Thalib membenarkan pengaduan Umar bin Khatab itu. "Ya, Rasulullah, itu kulakukan karena aku ingin supaya Umar bisa mendapatkan istana di Surga! Seperti yang disabdakan olehmu, ya Rasulullah. Bahwa siapa yang mendahului saudaranya mengucapkan salam, Allah akan mendirikan istana baginya di Surga."

Bayangkan dengan memberi salam kita bisa membangun istana di Surga. Dengan salam,

hati-hati kita terikat untuk saling mencintai. Kenapa kita tidak bersegera menebar salam

kepada sahabat, handai taulan, keluarga dan saudara-saudara kita seiman?

Sabda Rasulullah, "Tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan niscaya kalian akan saling mencintai? Tebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim)

●●●

Saya sangat yakin, sebenarnya kita telah mengetahui hal ini dengan sangat jelas, karenanya semoga saja Allah memberikan kita Inayah untuk tetap beramal dengan benar.

Saya yakin ucapan salam yang diketik dengan lengkap tidak akan membuat pulsa kita dengan sendirinya menjadi habis, atau ucapan salam tidak akan membuat suara kita parau. Bahkan sebaliknya ucapan salam akan memberikan kebaikan tersendiri untuk diri kita, karena hakikatnya salam adalah doa, doa yang diucapkan untuk saudaranya seakidah, "Semoga Allah memberi keselamatan padamu."


Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

0 komentar:

Poskan Komentar