pertemuan ke 166 " ARTI CINTA MENURUT PANDANGAN ISLAM "

Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikantindakan. Sungguh cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati, dan meniupkan kehidupan padanya membuat budak menjad ipemimpin. Inilah dahsyatnya sebuah cinta. (Jalaludin Rumi).

Namun,hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah Swt. Itulah para pecinta dunia, harta, dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni, cinta yang mulia, dan cinta yang suci,karena bermuara dari Sang Pemilik Cinta Abadi, Dialah Allah Rabbul Izzati.

Cinta Allah adalah cinta yang tak pernah bertepi. Jika kita sudah mendapatkan cinta-Nya, dan manisnya bercinta dengan Allah,maka tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, dan tak ada lagi tatapan kuyu. Yang ada adalaah tatapan optimis menghadapi segala cobaan dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh yang kuat dalam beribadah dan melangkah menggapai cita-cita tertinggi, yakni syahid fiisabilillah.

Tak jarang orang mengaku mencintai Allah Swt., dan sering orang mengatakan mencintai Rasulullah Saw., tapi bagaimana mungkin semua itu diterima Allah tanpa adanya bukti yang diberikan,sebagaimana seorang arjuna yang mengembara, menyebrangi lautan luas,dan mendaki puncak gunung yang tinggi demi mendapatkan cinta Srikandi, sang wanita pujaan hatinya. Bagaimana mungkin menggapai cinta Allah, tapi dalam pikirannya selalu dibayang-bayangi oleh wanita atau pria yang dicintai. Tak mungkin dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta. Salah satunya pasti menolak, kecuali cinta yang dilandasi oleh cinta kepada-Nya semata, Allah Azza wa Jalla.

Di saat Allah menguji cintanya dengan memisahkannya dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah memisahkan seorang gadis dengan calon suaminya,tak jarang gadis itu langsung lemah dan terbaring sakit. Di saatseorang suami yang istrinya dipanggil menghadap Ilahi, sang suamipun tak punya semangat dalam hidup. Di saat harta yang dimilikinya hangus terbakar, banyak orang hijrah ke rumah sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya kepada-Nya. Allah menginginkan bukti, namun sering orang pun tak berdaya membuktikannya, justru sering berguguran cintanya pada Allah, disaat Allah menarik secuil nikmat yang dicurahkan-Nya.

Itu semua adalah bentuk cinta palsu, dan cinta semu dari seorang makhluk terhadap Kholiknya. Padahal, semuanya sudah diatur oleh Allah, rezeki,kematian, pasangan hidup, serta langkah kita, itu semuanya sudah ada suratannya dari Allah, tinggal bagi kita mengupayakan untuk menjemputnya. Amat merugi manusia yang hanya dilelahkan oleh cinta dunia, mengejar cinta makhluk, memburu harta dengan segala cara, danenggan menolong orang yang papah. Padahal nasib di akhirat nanti adalah ditentukan oleh diri kita sendiri ketika hidup di dunia. Bersungguh-sungguh mencintai Allah, ataukah terlena oleh dunia yang fana ini. Jika cinta kepada selain Allah, melibihi cinta kepada Allah,merupakan salah satu penyebab do'a tak terijabah.

Sekarang, marilah kita bermuhasabah sejenak, Muhasabah doeloe yeuh...... ^_^

Bagaimana mungkin Allah mengabulkan permintaan seorang hamba yang merintih menengadah kepada Allah di malam hari, namun ketika siang muncul,diapun melakukan maksiat?,

Bagaimana mungkin do'a seorang gadis yang ingin mendapatkan seorang laki-laki yang sholeh terkabulkan,sedang dirinya sendiri belum sholehah?,

Bagaimana mungkin do'a seorang hamba yang mendambakan rumah tangga sakinah, sedang dirinya masih diliputi oleh keegoisan sebagai pemimmpin rumah tangga?,

Bagaimana mungkin seorang ibu mendambakan anak-anak yang sholeh dan sholehah,sementara dirinya disibukkan bekerja di luar rumah sehingga pendidikan anak terabaikan dan kasih sayang tak tercurahkan?,

Bagaimana mungkin keinginan akan bangsa yang bermartabat dapat terwujud,sedangkan diri pribadi belum bisa menjadi teladan yang baik?,

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas, hanya diri Anda sendirilah yang bisa menjawabnya. Ayooo...,, pripun???

Banyak orang mengaku cinta kepada Allah hendak menguji cintanya itu, namun sering gagal membuktikan cintanya kepada Sang Kholiq, karena disebabkanoleh secuil musibah yang ditimpakan kepadanya. yakinlah yaa Ukhti wa Akhi, bahwa kesenangan dan kesusahan adalah bentuk kasih sayang dancinta Allah kepada hamba-Nya yang beriman...

Dengan kesusahan, Allah hendak memberikan tarbiyah terhadap ruhiyah kita, agar kita sadar bahwa kita sebagai makhluk adalah bersifat lemah, kita tidak bisa berbuatapa-apa kecuali atas izin-Nya.

Saat ini, tinggal bagi kita membuktikan,dan berjuang keras untuk memperlihatkan cinta kita kepada Allah, agarkita terhindar dari cinta palsu.

Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang benar-benar berkorban hanya untuk Allah,dan untuk membuktikan cinta kepada Allah, ada beberapa hal yang perlukita persiapkan, antara lain adalah :

>>> Landasi diri kita ini dengan iman yang kuat... Hmm...,,iman yang kuat?? Kalian tentu pengen kan,, memiliki pribadi yangmemiliki iman yang kuat, ga bisa ditandingi oleh kekuatan lain selain iman kepada-Nya. Malu donk, sama diri kita, masak punya agama, yakin kepada Allah dan Rasul-Nya, di KTP, kita tertulis beragama Islam, tapi kita ga punya iman yang kuat?!?. Terlebih iman kita itu berfungsi untukmenggapai cinta Allah, ridho Allah, yang berujung kepada janatullah.Pengen kan???, Semoga kita semua termasuk ke dalam hamba-Nya yangsenantiasa berada dalam ketetapan naungan atmosfer Iman Islam-Nya yangteduh,, Amien... ^_^

>>> Perlu ikhlas ya.., dalam beramal ... Ikhlas??,sebenarnya hakikat dari keikhlasan itu apa sii??, Hm...,, mungkin dirikalian sendiri yang bisa menjawabnya. Tanyakan apa kata hati ya,, ikhlasitu apa sii??, Wah.., pasti ngasilin jawaban yang banyak.., cz persepsi kalian mengenai keikhlasan sendiri pastilah berbeda-beda. There aresome meaning of "ikhlas". Wallahu a'lam bis showab... ^_^ Dan yang kitabahas kali ini adalah ikhlas dalam beramal. Untuk apa??, untukmenggapai cinta Allah tadi. Pokoknya,, apa-apa kalau tujuan kita ikhlas, semata-mata karena Allah, just cz Allah,, insya Allah...,, kedepannya terbaik... ^_^ Belajar untuk ikhlas ya...?!

>>> Siapkan kebaikan internal dan eksternal pada diri kita... Apasiih, kebaikan internal dan eksternal itu??, kebaikan internal yaitu berupaya keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunnah. For example niih,, qiyamul lail, shaum sunnah seperti apa yang sudah diajarkanRasulullah... (inget, lirik lagu milik AA GYM yang berjudul Rasulullahya.., "... dan kami coba, mengamal sunnahmu..."), selain itu kebaikan internal lainnya yaitu tilawah Al-Qur'anul kariim, sebagai Nuurun Qolbuwa Hayyatan Thoyyibah (Penerang hati dan Penghidupan yang baik), serta haus akan ilmu,, tholibbul 'ilmu naafiiatun fid dunya wal akhiroh...,amien_ (menuntut ilmu yang berguna bagi dunia dan akhirat). Sedangankebaikan eksternal adalah buah dari ibadah yang kita lakukan kepadaAllah, dengan ke-istiqomahan mengaplikasikannya dalam setiap langkah dibumi-Nya ini, dan di setiap tarikan nafas di sepanjang kehidupan ini.Dengan itu, insya Allah kita akan menggapai cinta dan keridho'an AllahSwt.Wallahu a'alam bis showab...

...:: Selamat bermetamorfosis untuk menjadi muslim atau muslimah yang dirindu oleh surga-Nya,, Bismillah nggih... ::...

Di Bumi Allah...,,

^ Sebuah Muhasabah Diri...

Ya Allah Ya Robb...Aku hanyalah sebutir pasir di gurunMU yang luas...

Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra

Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi

Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit

Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas

Ya Allah...Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU

Tiada Engkau sedikitpun memerlukan

akan tetapi hamba terus menggantungkan segunung harapan padaMU

Ya Allah...Baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air

Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api nerakaMU

Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU

Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU

Diri yang tangannya banyak maksiat ini,

Mulut yang banyak maksiat ini,

Mata yang banyak maksiat ini,

Hati yang telah terkotori oleh noda ini,

Memiliki keinginan setinggi langit

Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

Ya Allah...Kami semua fakir di hadapanMU

tapi juga kikir dalam mengabdi kepadaMU

Semua makhlukMU meminta kepadaMU

dan pintakuAmpunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku

Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari , kami pernah melanggar aturanMU

Melanggar aturan, bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanahyang telah Engkau percayakan kepada kami..

Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam surgaMU

dalam bingkai kecintaan kepadaMU

Ya Allah...Siangku tak selalu dalam iman yang teguh

Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,

Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir padaMU

Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit

Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa padaMU

Atau dalam maksiat kepadaMU..

Ya Allah...Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan..

.Kembali kepadaMU dalam khusnul khotimah,

dan tetap membawa Iman IslamMU yang teduh dalam jiwa ini..

amien




Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

0 komentar:

Poskan Komentar