PUASA

Puasa tidak makan dan minum tidak dapat membentuk jiwa yang taqwa,kecuali disertai dengan ucapan dan puasa tingkah laku serta puasa hatinya.sebab dengan puasa hati berarti sifat 2 hati yang kotor semuanya dia hindari seperti hasud,takabbur,malas beribadah, diganti dengan mahmudah terpuji seperti qona'ah ,tawadlu, dan giat beribadah dll.disamping itu ,dengan puasa itu kita coba untuk merenungkan terhadap aspek sosial,karna memang sinar taqwa itu disamping secara vertikal kepada allah dekat,secara horizontal ia jalin dengan harmonis,melalui sifat terpuji antara lain merenungkan jikalau sehari seperti ini saya lapar lalu bagaimana nasib saudara kami yang dirundung kelaparan dan kemiskinan dari hari kehari, kalau nanti magrib saya makan dan minuman yang lezat, bergizi telah tersedia didepan mata,apakah orang lain dapat merasakan seperti ini..pantaskah kita enak enakan menikmati makanan dan minuman yang enak dan lezat,sementara ada orang yang masih kelaparan.pengaruh puasa seperti inilah yang membuat kita menjadi solid dg sesama kita.dg pertanda adalah sebaik2 ummat.

Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

0 komentar:

Poskan Komentar