Sabar Membawa Keberhasilan

Sabar adl akhlak yg sangat mulia. Ia menjadi hiasan para Nabi utk menghadapi berbagai tantangan dakwah yg menghadang. Berhias diri dgn sabar hanyalah akan membuahkan kebaikan.

“Bersabarlah!”Demikian perintah Allah terhadap Rasul-Nya Muhammad di dlm Al Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa besar kedudukan sabar kaitan dgn keimanan kepada Allah dan kaitan dgn perwujudan iman tersebut dlm kehidupan dan terlebih sebagai pemikul amanat dakwah. Tentu jika anda menyambut seruan tersebut niscaya anda akan berhasil sebagaimana berhasil Rasulullah keberhasilan di dunia dan di akhirat. Allah berfirman

“Maka bersabarlah kamu sebagaimana bersabar orang2 yg memiliki keteguhan dari para rasul.”

Sabar Ulul ‘AzmiSiapakah yg dimaksud oleh Allah dgn ulul ‘azmi yg kita diperintahkan utk mencontohnya?

1. Nabi Nuh ‘Alahi salam sebagai rasul yg pertama kali diutus ke muka bumi ini adl salah satu dari ulul ‘azmi. Beliau diutus kepada kaum yg pertama kali menumbuhkan akar kesyirikan di muka bumi. Tahukah anda bagaimana besar tantangan yg dihadapi? Coba anda renungkan ketika seseorang ingin mencabut sebuah pohon yg sangat besar yg akar telah menjalar ke segala penjuru sungguh betapa berat pengorbanannya. Allah sendiri telah memberitahukan kepada kita dgn firman-Nya:“Dan demikianlah kami menjadikan bagi tiap para nabi seorang musuh dari syetan baik dari kalangan jin dan manusia.”

Yang dipilih pertama kali dari sederetan kaum yg menghadang dakwah beliau adl keluarga yg paling dekat anak dan isterinya. Dengan perjuangan yg panjang dan berat beliau dgn kesabaran bisa meraih kemenangan di dunia dan di akhirat. Allah mengatakan tentang beliau:“Sesungguh dia adl hamba-Ku yg bersyukur.”

2. Nabi Ibrahim sebagai bapak orang2 yg bertauhid juga sebagai salah satu ulul ‘azmi. Mendobrak keangkaramurkaan yg dilakukan oleh bapak sendiri dan kaum yg dipimpin oleh seorang raja yg dzalim. Bagaimanakah perasaan anda jika anda diusir dari belaian kasih sayang dan perlindungan bapak anda? Bapak yg dipilih oleh Allah utk menghadang dakwah beliau yg berada di bawah cengkeraman raja yg mengaku diri sebagai tuhan. Dia harus menelan pil pahit angkara murka kaum yg dgn tega melempar Nabi Ibrahim ke dlm kobaran api yg sangat dahsyat. Namun apakah yg mereka bisa perbuat terhadap jasad beliau? Sia-sialah perbuatan mereka.

Di sisi lain beliau harus juga menerima ujian yg lbh pahit yaitu amanat dari Allah utk menyembelih putra yg disayangi dan diharapkan sebagai calon penerusnya. Bisakah anda membayangkan hal yg demikian itu? Kesabaranlah yg menyelamatkan dari semua ujian dan cobaan yg menimpa beliau.

3. Nabi Musa dan ‘Isa adl dua rasul yg diutus kepada Bani Israil dan sekaligus sebagai ulul ‘azmi. Tantangan yg dihadapi beliau berdua tentu tdk jauh berbeda dgn para pendahulu dari kalangan para rasul Allah. Siapa yg tdk mengenal Fir’aun si raja kufur yg menobatkan diri sebagai Rabb semesta alam raja tdk berperikemanusiaan yg membunuh anak-anak yg menurut akan bisa menggoyahkan tahta kekuasaannya. Kesabaranlah yg menjadi kunci sehingga beliau berdua dibebaskan dari segala bentuk tantangan dan ujian yg sangat dahsyat.

4. Nabi Muhammad sebagai nabi penutup dan imam para rasul juga termasuk salah satu dari ulul ‘azmi. Yang diutus kepada semua umat yg berada di atas dekadensi moral kejahiliyahan dan keberingasan. Tentu tantangan yg beliau hadapi tdk kalah hebat dgn para rasul pendahulu beliau. Para rasul pendahulu beliau hanya diutus kepada kaum tertentu sedangkan beliau diutus kepada seluruh umat. Ini menggambarkan betapa besar tantangan yg beliau harus hadapi. Allah memilih keluarga beliau yg paling dekat menjadi penjegal perjalanan dakwah beliau. Mereka tdk berbeda dgn kaum sebelum dlm memusuhi para rasul Allah. Kesabaranlah yg menjadi kunci semua perjuangan beliau.

Anda pasti menginginkan keberhasilan dlm tiap usaha yg anda lakukan. mk dari itu jadikanlah seluruh para Nabi dan Rasul Allah sebagai suri tauladan anda dlm kesabaran sehingga anda akan mendapatkan keberhasilan seperti apa yg mereka telah dapatkan.

Abdurrahman As Sa’di mengatakan di dlm tafsir beliau: “Dan adapun orang yg telah diberikan taufiq oleh Allah utk bersabar ketika ditimpa ujian lalu dia menahan diri utk tdk benci terhadap ketentuan tersebut baik dgn ucapan dan perbuatan dan berharap pahala dari Allah dan dia mengetahui bahwa apa yg dia dapatkan dari pahala krn kesabaran tersebut atas musibah yg menimpa bahkan bagi ujian itu menjadi ni’mat krn telah menjadi jalan terwujud sesuatu yg lbh baik mk sungguh dia telah melaksanakan perintah Allah dan berhasil meraih ganjaran yg besar dari sisi-Nya.”

Macam-macam Sabardan Keutamaannya

Ibnul Qayyim dlm kitab beliau Madarijus Salikin berkata: “Sabar ada tiga macam yaitu sabar dlm ketaatan kepada Allah sabar dlm menahan diri dari bermaksiat kepada Allah dan sabar dlm menghadapi ujian.”

Al Imam Al Qurthubi dlm tafsir beliau menukilkan ucapan Sahl bin Abdillah At Tasturi: “Sabar ada dua macam yaitu sabar dari bermaksiat kepada Allah mk ini adl seorang mujahid; dan sabar dlm ketaatan kepada Allah ini yg dinamakan ahli ibadah.”

Ibnul Qayyim di dlm kitab beliau Madarijus Salikin mengatakan: “Sabar dlm keimanan bagaikan kepala pada jasad; dan tdk ada keimanan tanpa sabar sebagaimana jasad tdk akan berfungsi tanpa kepala.”Umar bin Al Khaththab berkata: “Kami menjumpai kebaikan hidup ada bersama kesabaran.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Kepemimpinan dlm agama akan didapati dgn yakin dan sabar.” Allah berfirman “Dan Kami menjadikan dari mereka sebagai pemimpin yg berjalan di atas perintah Kami ketika mereka bersabar dan mereka yakin kepada ayat-ayat Kami.”

Rasulullah bersabda: “Tidak ada satupun pemberian kepada seseorang yg lbh baik daripada sabar.” .“Sabar adl cahaya.” .

Allah berfirman “Dan Kami benar-benar akan membalas mereka yg bersabar dgn balasan yg lbh baik daripada apa yg mereka telah lakukan.”



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

Dua belas nasehat buat kita

1.Jauhilah olehmu banyak bicara (yg tdk bermanfa'at) dan jagalah lisanmu dari cerewet. sesungguhnya Allah berfirman: ''Tiada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka,kecuali bisikan-bisikan dari orang yg menyuruh (manusia)memberi sedekah atau berbuat ma'ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia(An-Nisa:114) ketahuilah bahwa di sana ada orang yg menghisab pembicaraanmu dan menghitung atasmu. Ringkaslah pembicaraanmu,dan bicaralah sebatas maksud dan tujuanmu.

2.Bacalah AL-Quran Al-Kariem dan berusahalah agar ia menjadi wirid harianmu,jg berusahalah utk menghafalkannya sesuai dgn kemampuanmu agar engkau memperoleh pahala yg besar kelak di hari kiamat. Diriwayatkan dari Abdullah bin amir Radhiyallahu Anhu,dari Nabi shallahu'Alaihi wasalam beliau bersabda:''Kelak (di hari kiamat ) akan di katakan kepada pembaca Al-Quran,bacalah,pelan-pelanlah dan tartilah (dalam membacanya )sebagaimana kamu mentartilkannya ketika di dunia, sesungguhnya tempat dan kedudukanmu ada pada akhir ayat yg kamu baca, (Hadist Shahih,Tirmidzi 1329). 

3.Tidak baik jika kamu membicarakan semua pembicaraan yg telah kamu dengar,sebab demikian itu memberi peluang kepadamu utk jatuh dalam lubang kebohongan, Abu Hurairah Radhiyallahu'Anhu meriwayatkan:''sesungguhnya Nabi Muhammad saw bersabda: ''Cukuplah seorang dianggap sebagai pembohong,jika dia membicarakan semua apa yg telah di dengarnya.(Muslim dlm Mukaddimahnya,Hadist ayat 5). 

4.Jauhilah sifat sombong dan bangga diri dgn sesuatu yg bukan milikmu karena utk pamer dan menyombongkan diri di depan umum. Diriwayatkan Dari Aisyah Radhiyallahu'Anhu bahwa ada seorang perempuan yg berkata: ''Wahai Rasulullah,aku katakan bahwa suamiku telah memberiku sesuatu yg tidak pernah di berikan kepadaku,kemudian rasulullah brsabda:''Orang yg merasa kenyang dgn sesuatu yg tdk di berikan kepadanya sebagaimana orang yg memakai pakaian kepalsuan(Muttafaq Alaih). 

5.Sesungguhnya zikir kepada Allah memiliki pengaruh yg Agung bagi kehidupan Ruh,jiwa badan dan sosial muslim.oleh karena itu wahai ukhti muslimah berusahalah berdzikir kepada Allah dlm setiap saat dan keadaan,sesungguhnya Allah telah memuji hamba-hamba-NYA yg ikhlas kepada-NYA,firman-NYA::''yaitu orang-orang yg meninggal (dzikir) Allah sambil berdiri atau duduk atau dlm keadaan berbaring,9Ali_Imran:191).

6.Jika engkau hendak berbicara jgn lah engkau agung-agungkan,jgn engkau fasih-fasihkan dan jgn pula engkau buat-buat sebab yg demikian itu adalah sifat yg di benci oleh Rasulullah. Beliau bersabda:''sesungguhnya orang yg paling Aku benci dan paling jauh tmpat duduknya kelak di hari kiamat ialah mereka yg suka bicara (yg tdk berfaedah)dan yg suka mengada-adakan pembicaraannya dan para Mutafaihiqun (orang yg mengagung-agungkan pembicaraan bohong) (Hadist shahih ,diriwayatkan oleh tarmidzi,1642).

7.Hendaklah engkau berteladan kepada Rasulullah yg senantiasa lebih banyak diam dan berfikir tdk memperbanyak tertawa apalagi berlebih-lebihan di dlmnya. jika kamu berbicara maka batasilah pembicaraanmu hanya yg baik-baik saja,jika kamu tdk bisa maka diam itu lebih baik bagimu,Rasulullah bersabda:''Barang siapa yg beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia mengatakan yg baik atau lebih baik diam.(Bukhari).

8.Janganlah sekali-kali memutus sebuah pembicaraan orang lain atau membantahnya atau menampakkan pelecehan terhadapnya,tetapi jadilah pendengar yg baik yg mendengarkan pembicaraan orang lain dgn sopan (sebagai tanda budi baikmu)dan jika engkau trpaksa membantah ucapan mereka bantahlah dgn cara yg lebih baik (utk menampakkan kepribadianmu).

9.Waspadalah sepenuhnya dgn sikap mengejek dan merendahkan dialek pembicaraan orang lain seperti terhadap orang yg kurang lancar bicaranya atau terhadap mereka yg berbicara dgn tersendat sendat............Allah berfirman:''Hai orang-orang yg beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yg lain (karena) boleh jd mereka (yg di olok-olokkan)lebih baik dari mereka yg mengolok-olok dan jgn pula wanita-wanita(mengolok-olok)wanita-wanita lain (karena)boleh jd wanita(yg di olok -olokkan)lebih baik daripada wanita (mengolok-olok),,(Al-Hujurat:11).

10.jika engkau mendengar bacaan Al-Quran Al-karim,maka hentikanlah pembicaraanmu apapun masalah yg sedang engkau bicarakan,karena menghormati terhadap kalamullah. dan utk mengindah perintah-NYA yg mana Allah telah berfirman:''Dan apabila di bacakan Al-Quran maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dgn baik (tenang)agar kamu mendapat Rahmat. (Al-Araf:204).

11.senantiasa menimbang kata-kata (ucapanmu) sebelum di ucapkan oleh lisanmu,dan berusahalah agar kalimat yg terucap oleh lisanmu adalah kalimat yg baik dan menyejukkan tetap dlm kerangka jalan kebaikan,jauh dari keburukan dan sesuatu yg menghantarkan kepada Murka Allah,sesungguhnya kata-kata itu memiliki tanggung jawab yg besar,sdh berapa banyak kata-kata yg memasukan pengucapnya ke dlm syurga.sebaliknya sdh berapa banyak kata-kata yg menenggelamkan pengucapannya ke lembah jahanam. Diriwayatkan dari Abu hurairah Radhiyallahu'Anhu dari Nabi Muhammad bersabda:''sesungguhnya seorang hamba berbicara dgn sebuah pembicaraan yg mengandung Ridho Allah,seakan-akan manusia tdk peduli dgnnyamaka Allah akan mengangkatnya dgnnya beberapa derajat,dan seorang hamba berbicara dgn suatu yg di murkai Allah,seakan-akan manusia tdk peduli dgnnya maka Allah menceburkannya karenanya ke dalam lembah neraka jahanam.(HR.Bukhari:64-78).

12.Pergunakanlah lisanmu utk beramal ma'ruf dan nahyu munkar serta utk berdakwah kepada kebaikan,karena lisan adalah nikmat Allah yg agung yg telah dikaruniakan kepadamu. Allah berfirman:''Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka,kecuali bisikan-bisikan dari orang yg menyuruh(manusia)memberi sedekah atau berbuat Ma'ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia,(An-Nisa:114)........



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

Hormati Ibu mu....

Hai manusia, hormati ibumu Yang melahirkan dan membesarkanmu

Darah dagingmu dari air susunya Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya Dialah manusia satu-satunya Yang menyayangimu tanpa ada batasnya

Doa ibumu dikabulkan Tuhan Dan kutukannya jadi kenyataan Ridla Ilahi karena ridlanya Murka Ilahi karena murkanya

Bila kau sayang pada kekasih Lebih sayanglah pada ibumu Bila kau patuh pada rajamu Lebih patuhlah pada ibumu

Bukannya gunung tempat kau meminta Bukan lautan tempat kau memuja

Bukan pula dukun tempat kau menghiba Bukan kuburan tempat memohon doa Tiada keramat yang ampuh di dunia Selain dari doa ibumu jua 



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

HAI WANITA,JADILAH KAMU ,SEPERTI POHON KURMA....

Tidak ada kecantikan bagi seorang wanita, tiada pula keindahan, harga diri dan kedudukan kecuali beriman kepada Allah swt. Apabila dirinya tegak di... atas jalan ini, maka dia lah wanita yang mendapat petunjuk, diterima amalnya dan menjadi wanita pilihan disisi RabbNya. Namun, jika dia melepaskan jalan kebenaran tersebut,kafir terhadap Tuhannya, mengingkari agamanya dan melepaskan tuntutanNya, maka dia lah cermin kepada wanita yang murahan, hina dan terbuang. Pada saat itulah sinar kecantikan seorang wanita mulai menghilang, walau berkalung gugusan bintang di langit, meskipun bermahkota bintang gemini dan matahari terbit di keningnya. Wahai wanita muslimah yang jujur, wahai wanita mu'minah yang selalu kembali kepada Allah. Jadikanlah dirimu itu seperti sepohon kurma. Jauh dari keburukan, menjulang tinggi menghindar dari sifat mengangau. Dilempar dengan batu dia menjatuhkan buahnya, tetap hijau pada musim panas mahupun dingin dan memberikan manfaat kepada sekalian manusia. Jadilah engkau orang yang menjauhi perkara-perkara yang rendah, keperibadianmu terjaga dari segala pola hidup yang menipu rasa malu. Ucapanmu adalah zikir, pandanganmu melahirkan ibrah, diammu adalah berfikir. Saat itulah engkau mendapatkan ketenangan dan akan diterima oleh penduduk bumi. Tercurah segala pujian yang baik-baik, doa yang jujur dari semua makhluk, dan Allah swt akan menjauhkanmu dari awan kesempitan, bayang-bayang ketakutan, dan gumpalan kekeruhan. Tidurlah berbantalkan curahan doa orang-orang mu'min, lalu bangunlah untuk meraih pujian yang ditujukan kepadamu. Saat itulah engkau mula menyedari bahawa kebahagiaan bukan terdapat pada simpanan harta, kad kredit dan kereta, rumah yang bagaikan istana, mahupun pada kasih nya seorang manusia, namun pada ketaatan terhadap Zat Yang Maha Terpuji. Kedamaian hidup bukan pada hiasan keduniaan, bukan pula mengabdi kepada hamba, namun kepada kepatuhan terhadap Zat Yang Maha Mulia. Pesanku, jadilah seorang wanita yang bermarwah, yang punya kedudukan tinggi di sisi Tuhannya. Di mana namanya sentiasa disebut-sebut dalam kalangan para malaikat, dan yang berjaya memperoleh cinta yang Teragung, iaitu cintanya Ya Rabb lantas menjadi wanita yang paling bahagia di dunia.



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

JARANG YANG NYADAR BAHWA DATANGNYA MUSIBAH KARNA BANYAKNYA MAKSIYAT...

Musibah Datang Karena Maksiat Allah Ta’ala berfirman,
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri (dosa-dosamu), dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy Syuraa: 30) Ibnu Qoyyim Al Jauziyah rahimahullah mengatakan, “Di antara akibat dari berbuat dosa adalah menghilangkan nikmat dan akibat dosa adalah mendatangkan bencana (musibah). Oleh karena itu, hilangnya suatu nikmat dari seorang hamba adalah karena dosa. Begitu pula datangnya berbagai musibah juga disebabkan oleh dosa.” (Al Jawabul Kaafi, hal. 87) Dari sini, maka sudah sepatutnya direnungkan, boleh jadi hujan abu yang menimpa kita sehingga menyulitkan berbagai aktivitas yang ada sebenarnya karena dosa-dosa kita sendiri. Cobalah lihat bagaimana di masyarakat kita masih mempertahankan tradisi atau ritual yang berbau syirik, sukanya memakai jimat-jimat sebagai penglaris, kuburan begitu diagungkan dan dipuja, dan sebagainya. Begitu pula banyak ritual mengatasnamakan namun tidak pernah diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebar luas di tengah masyarakat dan terus dipertahankan. Belum lagi betapa sering sebagian orang meninggalkan shalat lima waktu yang wajib. Begitu pula zina dan berpakaian yang buka-bukaan aurat sudah dianggap biasa di tengah-tengah masyarakat kita. Inilah barangkali sebab datangnya musibah demi musibah yang menimpa negeri kita, berupa gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan yang lainnya. Sudah seharusnya kita instrospeksi diri akan hal ini dan bersegara bertaubat pada Allah. ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Tidaklah musibah tersebut turun melainkan karena dosa. Oleh karena itu, tidaklah bisa musibah tersebut hilang melainkan dengan taubat.” (Al Jawabul Kaafi, hal. 87)




Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

Sebuah Cerita untuk di direnungkan "Melakukan Amal Ibadah Yang Wajib bukanlah Jaminan Masuk Syurga"

Seorang pemuda, ahli amal ibadah datang ke seorang Sufi. Sang pemuda dengan bangganya mengatakan kalau dirinya sudah melakukan amal ibadah wajib, sunnah, baca Al-Qur’an, berkorban untuk orang lain dan kelak harapan satu satunya adalah masuk surga dengan tumpukan amalnya.

Bahkan sang pemuda tadi malah punya catatan amal baiknya selama ini dalam buku hariannya, dari hari ke hari.

“Saya kira sudah cukup bagus apa yang saya lakukan Tuan…”

“Apa yang sudah anda lakukan?”

“Amal ibadah bekal bagi surga saya nanti…”

“Kapan anda menciptakan amal ibadah, kok anda merasa punya?”

Pemuda itu diam… lalu berkata, “Bukankah semua itu hasil jerih payah saya sesuai dengan perintah dan larangan Allah?”

“Siapa yang menggerakkan jerih payah dan usahamu itu?”

“Saya sendiri…hmmm….”

“Jadi kamu mau masuk surga sendiri dengan amal-amalmu itu?”

“Jelas dong tuan…”

“Saya nggak jamin kamu bisa masuk ke surga. Kalau toh masuk kamu malah akan tersesat disana…”

Pemuda itu terkejut bukan main atas ungkapan Sang Sufi. Pemuda itu antara marah dan diam, ingin sekali menampar muka sang sufi.

“Mana mungkin di surga ada yang tersesat. Jangan-jangan tuan ini ikut aliran sesat…” kata pemuda itu menuding Sang Sufi.

“Kamu benar. Tapi sesat bagi syetan, petunjuk bagi saya….”

“Toloong diperjelas…”

“Begini saja, seluruh amalmu itu seandainya ditolak oleh Allah bagaimana?”

“Lho kenapa?”

“Siapa tahu anda tidak ikhlas dalam menjalankan amal anda?”

“Saya ikhlas kok, sungguh ikhlas. Bahkan setiap keikhlasan saya masih saya ingat semua…”

“Nah, mana mungkin ada orang yang ikhlas, kalau masih mengingat-ingat amal baiknya? Mana mungkin anda ikhlas kalau anda masih mengandalkan amal ibadah anda?

Mana mungkin anda ikhlas kalau anda sudah merasa puas dengan amal anda sekarang ini?”

Pemuda itu duduk lunglai seperti mengalami anti klimaks, pikirannya melayang membayang bagaimana soal tersesat di surga, soal amal yang tidak diterima, soal ikhlas dan tidak ikhlas.



Dalam kondisi setengah frustrasi, Sang sufi menepuk pundaknya.

“Hai anak muda. Jangan kecewa, jangan putus asa. Kamu cukup istighfar saja. Kalau kamu berambisi masuk surga itu baik pula. Tapi, kalau kamu tidak bertemu dengan Sang Tuan Pemilik dan Pencipta surga bagaimana? Kan sama dengan orang masuk rumah orang, lalu anda tidak berjumpa dengan tuan rumah, apakah anda seperti orang linglung atau orang yang bahagia?”

“Saya harus bagaimana tuan…”

“Mulailah menuju Sang Pencipta surga, maka seluruh nikmatnya akan diberikan kepadamu. Amalmu bukan tiket ke surga. Tapi ikhlasmu dalam beramal merupakan wadah bagi ridlo dan rahmat-Nya, yang menarik dirimu masuk ke dalamnya…”

Pemuda itu semakin bengong antara tahu dan tidak.



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

KETIKA SUAMIMU MENIKAHKANMU APAKAH KAMU DI MAHAR DENGAN ALQUR'AN?

Pada jaman Rasulullah S.a.w proses pernikahan yang terjadi terkesan begitu mudah dan sederhana tanpa harus menunggu kemapanan dunia terlebih dahulu. Salah satu contohnya adalah ketika suatu saat Rasulullah S.a.w sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, datanglah seorang wanita menghadap beliau lalu berkata. "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kedatangan saya ini tidak lain adalah untuk menghibahkan diriku kepadamu". Maka Rasulullah pun memperhatikan wanita itu dengan seksama. Kemudian beliau hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanpa berkomentar. Melihat hal itu wanita tersebut paham bahwa Rasulullah belum menghendaki dirinya. Wanita itu lalu duduk. Tak berapa lama kemudian bangkitlah salah seorang sahabat Rasulullah dan berkata : " Ya Rasulullah, jika engkau tak menginginkannya maka nikahkanlah ia denganku saja." Rasulullah bertanya kepada lelaki tersebut, "Apakah engkau mempunyai sesuatu (untuk mahar)?" Ia menjawab, "Demi Allah saya tidak memiliki apa-apa ya Rasulullah." "Pergi dan temuilah keluargamu, barangkali kamu mendapatkan sesuatu disana." Pinta beliau. Lelaki itupun mengikuti saran Rasulullah S.a.w. Tak berapa lama kemudian ia kembali lagi lalu berkata, "Demi Allah saya tidak mendapati sesuatupun disana". Rasulullah S.a.w bersabda :"Lihatlah kembali, walau hanya sekedar cincin besi." Iapun pulang, lalu kembali menemui Rasulullahþ, seraya berkata, "Demi Allah wahai Rasulullah, saya tidak mendapati apa-apa disana walau sekedar cincin besi sekalipun. Tetapi ini saya mempunyai kain sarung." Lelaki itu bermaksud membagi kain sarung yang dipakainya menjadi dua bagian, separuh untuknya, sisanya untuk mahar. 

TULISAN INI SEBAGAI GAMBARAN BAGAIMANA WANITA CANTIK SEHARUSNYA MENGGAMBARKAN DIRINYA UNTUK MENJADI SEMPURNA

Sebuah tulisan sebagai gambaran bagaimana wanita cantik seharusnya menggambarkan dirinya…

begitu sempurna… semoga tulisan ini dapat menjadi gambaran bagi diri kita kelak….

Wanita pendamba syurga..

Pesona akhlakmu bagai mutiara yang berkilauan.

Halus tuturmu menggambarkan pribadi yang santun .

Kecantikan hatimu laksana kapas tanpa noda.

Kesejukan aura jiwamu seperti bidadari syurga.

Kau hiasi dirimu dengan bingkaian akhlak islami.

Semakin berwibawa karena auratmu terhijabi.

Saat wanita lain bergelimang kesenangan semu .

Menari-nari di atas lantai dansa Menenggak arak dalam gelas-gelas kristal.

Engkau justru mengurung diri Mentafakuri kehidupan akhirat yang masih ghaib .

Mengembara dalam pencarian jati diri.





Di saat wanita lain asyik memilih busana trendi.

Sibuk memoles tubuh dan wajah.

Berlomba memamerkan aurat mereka.

Engkau justru tampil bersahaja.

Dalam balutan gamis dan kerudung panjang.

Engkau sembunyikan auratmu.

Agar tak terjamah pesona kecantikan itu.

Dari mata-mata lelaki jalang.





Di saat wanita-wanita lain tertawa lepas.

Menikmati euphoria tanpa batas.

Menebar cinta basi pada lelaki .

Engkau justru menangis dalam sujud .

Mendaki taubat dalam bukit tahajud.

Mengemis ampunan pada Penggenggam nyawa..

Menutup lisan dari bicara sia-sia.





Di saat wanita-wanita lain mengidolakan Miyabi, Britney Spears, Celine Dion, Maddona.

Engkau mengidolakan Khadijah, Maryam, Asiyah, Fatimah.

Di saat wanita lain bangga aibnya terbuka.

Puas jika namanya di puja-puja.

Engkau justru mengasingkan diri dari gemerlap dunia.

Merahasiakan kebaikan yang kau lakukan pada sesama.

Karena takut jatuh pada perbuatan riya’.





Di saat wanita-wanita lain menghabiskan waktu di plaza.

Menghamburkan materi dengan sia-sia.

Engkau justru menghabiskan waktumu di mushola .

Menguatkan zikir dan memuja asma-Nya.

Merenda istigfar di atas sajadah cinta.

Di saat wanita-wanita lain hanyut dalam pesona zaman.

Bercengkerama liar dengan segala kemewahan.

Sibuk memuja artis-artis idaman.

Engkau justru sibuk mengkaji ilmu.

Mendakwahkan agama Islam tanpa ragu.

Berjibaku dengan segala kesulitan.

Meneriakkan kalimat jihad militan.





Di saat wanita-wanita lain sibuk menenteng majalah erotis.

Menggumbar gosip sesama secara sadis.

Engkau justru teguh pada Al-Qur’an dan hadis.

Yang kau jadikan pegangan hidup.

Agar iman di dadamu tidak redup.

Wanita pendamba syurga… Agungnya akhlakmu berselimut mutiara.

Pada rahimmu kelak generasi-generasi agama.

Akan Allah amanahkan.




Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

Apa yang kamu harapkan....

Suatu ketika Allah berkata.


‘’Pada saat AKU baru menciptakan kamu,engkau hanya utk AKU sendiri’’

‘’Setelah KU-ciptakan Syurga,pergi dari-KU 99%,karena ingin syurga’’

‘’Setelah KU-ciptakan Neraka,pergi lagi 99% dari yg tinggal karena takut neraka’’

‘’Setelah KU-ciptakan Dunia,pergi 99% lagi dari yg sisa,karena ingin Dunia’’

‘’Hanya tinggal sedikit sekali dari Mahluk-KU yg masih tinggal di hadapan-KU’’



‘’AKU bertanya kepada mereka yg tersisa:’’Hai Mahkluk-KU fakir,mengapa kalian masih tinggal di hadapan-KU.?apakah kalian tidak ingin syurga,apakah kalian tidak takut ganasnya Neraka..??apakah kalian tidak ingin Dunia..Mahkluk-Mahkluk yg fakir itu menjawab’’Engkau lah pencipta semua yg ada,milik-MU-lah apa yg tercipta,Maha Berkuasa Engkau atas segala sesuatu,berlakulah segala yg Engkau kehendaki.

Wahai yg Maha Perkasa,tidaklah akan dapat kami miliki apapun jua,berikan kami tolak Mudharat,selain melalui kekuasaan-MU,bagaimana kami akan sanggup menginginkan apa-apa yg nyata-nyata adalah milik-MU,kemudian apalagi yg lebih baik selain tetap berada dihadapan-MU,menjadi sasaran pandangan-MU wahai Engkau yg Maha Mulia.



Cukup Engkau sajalah bagi kami..



Ya Robbi.



Suatu hari aku berjumpa seorang sufi di tengah perjalananku..



‘’semoga Allah merahmatimu,aku brtanya tentang suatu persoalan..’’tanyaku padanya.



‘’silahkan,hari-hari telah berlalu,nafas terhitung dan terbatas,sedangkan Allah terus melihat dan mendengar..’’katanya.



‘’Apakah pangkal ketaqwaan itu..??’’tanyaku



‘’Sabar’’jawabnya



‘’Lalu pangkal kesabaran.?.’’Tawakal kepada Allah’’



‘’Pangkal Tawakal.?..Memutuskan diri hanya kepada Allah,’’



‘’Pangkal memutuskan diri kepada Allah.?..’’Menyendiri bersama Allah’’



‘’Menyendiri bersama Allah itu pangkalnya Apa.?’’Tajrid (mengosongkan diri)selain Allah.’’



‘’Apakah sesuatu paling lezat.?’’tanyaku lagi..Mesra dgn suka cita pada Dzikrullah,’’jawabnya..



‘’kemudian apa yg membuat hati sangat lapar.??.Pisah dgn Allah..



‘’Apakah yg menjadi himmah (cita-cita)orang yg ma’rifat pada Allah.?’’Bertemu Allah’’



‘’Apa tanda-tanda menjadi pecinta Allah itu.??



‘’Meneguhkan rahasia bahtin dgn Allah.’’



‘’Apakah suka cita dgn Allah itu.?



‘’Meneguhkan Rahasia bahtin dgn Allah.’’



‘’Apakah pangkal dari pasrah itu.?



‘’Taslim terhadap perintah-perintah Allah.’’



‘’Lalu pangkal dari Taslim (pasrah total).?



‘’Mengingat bahwa permohonan hanya kepada Allah..’’



‘’Apakah kegembiraan paling agung.?



‘’Husnudzon kepada Allah’’



‘’Siapa manusia paling besar.?



‘’Adalah manusia yg merasa hatinya cukup dgn Allah’’



‘’Siapa manusia yg paling kuat,?



‘’orang yg meraih kekuatan pada Allah’’



‘’Siapa yg disebut orang bangkrut.?



‘’orang yg Ridho kepada selain Allah’’



‘’Apakah harga diri itu.?



‘’Melihat Dunia bersama Allah’’



‘’Kapan seorang hamba jauh dari Allah.?



‘’Ketika ia terhijab (tertirai)dari Allah.’’



‘’Kapan seseorang itu terhijab.?



‘’Manakala hatinya berhasrat kepada selain Allah’’



‘’Siapakah orang Alpa itu.?



‘’Yaitu orang yg menghabiskan usianya bukan utk ta’at kepada Allah’’



‘’Apakah Zuhud di dunia itu,?



‘’Meninggalkan kesibukan selain Allah yg menghambat bersama dgn Allah’’



‘’Siapa yg di sebut orang yg menghadap Allah.?



‘’Ya,orang yg menghadapkan segenap jiwanya pada Allah.’’



‘’Lalu siapa yg menyingkir dari Allah.?



‘’Ya ,orang yg menyingkirkan hatinya dari Allah’’



‘’Apakah Qulbun Salim itu.?



‘’Hati yg kosong selain Allah’’



‘’Ceritakan padaku darimana engkau makan.?



‘’Dari kekayaan Allah’’



‘’Apa yg sesungguhnya engkau inginkan.?



‘’Yang di tetapkan Allah padaku..’’



‘’kalau begitu beri aku wasiat.?



‘’Ta’atlah kepada Allah,Ridholah kepada ketentuan Allah dari bersukacitalah dgn Dzikrullah,maka kalian akan menjadi pilihan Allah’’



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

Mencintai seseorang karna Allah..............subhanallah...

Cinta itu adalah ketika timbul perasaan aneh di sekujur tubuhmu baik ketika kau melihatnya,mendengarnya,ataupun ketika kau merasakan kehadirannya di dekatnya,adakalanya kau selalu ingin dekat dengannya,namun yakinlah,bahwa jarak yg jauh terkadang justru mampu mendekatkan hati kalian,dan jg sebaliknya kedekatan tanpa ikatan pernikahan seringkali merenggangkan hati kalian.

Cinta itu tumbuh secara tak terduga,terkadang kau berpikir bahwa kau LEBIH BAIK mencintai orang tersebut,namun ketika HATImu menolaknya kau tak akan mampu berbuat apa-apa,biarlah perlahan-lahan hatimu,bersama dgn masa yg akan menghapusnya dari pikiranmu.

Namun ketika HATImu membenarkan kau justru akan dibuat kebingungan karenanya,kau justru akan berpikir sebelum kau benar-benar yakin bahwa dialah cintamu yg sebenarnya.



''CINTA KARENA ALLAH''



Adalah ketika kau mengerti,tak hanya kelebihan dari orang itu yg kau lihat,namun jg MEMAHAMI dan MENERIMA kekurangan –kekurangan yg dimilikinya,sungguhpun kau baru boleh mengatakan bahwa.

setelah kau benar-benar mengenalnya dgn sebenar-benarnya,yaitu baik dan buruknya.



''CINTA KARENA ALLAH''



Itu tidak pernah sebatas pada penampilan dan kecantikan,adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yg berkilauan,karena sesungguhnya kau sadar bahwa kau membutuhkansebuah kehangatan yg mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu,lebih daripada sekedar keindahan yg ternyata membuatmu beku kedinginan.



''CINTA KARENA ALLAH''



Itu tidak akan tumbuh dari kecantikaan seseorang,namun KECANTIKAAN seseorang justru akan tampak ketika kau mencintainya,adalah bagaimana kau bisa Rupa,harta,ataupun Nasabnya,karena inilah kau bisa menepis kefakiran,kehinaan;ketidak bahagiaan,dan kemudian mengantinya dgn kemulian yg di ridhoi oleh Allah SWT.



''CINTA KARENA ALLAH''



Akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin,adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdoa agar mereka bisa berbahagia.



''CINTA KARENA ALLAH''



Tidak akan menggiringmu pada jurang kemaksiatan,ketika kau melihat dia dan mencintainya,hal itu akan membuatmu semakin berbedah diri,kau menjadi mampu melihat kekurangan-kekurangan dirimu utk kemudian memperbaikinya.



''CINTA KARENA ALLAH''



Tidak akan membuatmu berpikir sempit,justru kau akan berpikir lebih jauh ke depan,lebih matang,lebih dewasa,dan ke arah yg lebih

serius,...!!!kau tidak akan berpikir dan membayangkan apabila kalian sdh pacaran,namun kau sdh berpikir ke arah pernikahan,karena kau sadar bahwa ia jauh lebih kokoh,suci,berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.



''CINTA KARENA ALLAH''



Terkadang tak tumbuh dgn sendirinya,kita seperti layaknya diberi biji utk di tanam,lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya,jika kita baik maka baik pula lah perasaan itu,dan jg sebaliknya,terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dgn sendirinya,ada saat dimana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut namun entah mengapa kau tak berdaya,karena sebenarnya bukanlah kita yg menumbuhkan perasaan cinta tersebut,namun Rabb yg maha Pengasih dan maha penyayang lah yg berkehendak atas segala perasaan itu.



''CINTA KARENA ALLAH''



Bukanlah tentang bagaimana kalian saling memandang,namun bagaimana tentang kalian melihat kearah yg sama,dan berjalan kearah yg sama,kalian sadar bahwa kalian tdk akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan kau butuh seseorang utk berjalan di sisimu yg saling membantu saling meringankan,dan saling mengarahkan dlm perjalanan menggapai Ridho-NYA.



''CINTA KARENA ALLAH''



Tidaklah selalu membutuhkan beragam kesamaan diantara kalian,namun yg terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan,yaitu menggapai Ridho Allah SWT,dalam dirimu kaupun ingin agar kau merasa layak utk mencintai dan di cintai olehnya.




Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

Jiwa kita akan bersama dengan orang yang kita cintai

Alkisah di negeri Arab ada seorang janda miskin yang mempunyai anak. Karena anaknya menangis kelaparan, janda itu terpaksa harus keluar rumah untuk mencari uang.


Di depan sebuah masjid, dia bertemu seorang muslim dan meminta bantuannya, “Anakku yatim dan kelaparan, aku minta pertolonganmu” kata janda itu menghiba.“Mana buktinya?” tanya lelaki muslim itu.Janda itu tidak dapat membuktikan karena dia sendiri orang asing di tempat itu. Akhirnya lelaki itu tidak menolongnya.


Setelah itu, janda miskin itu bertemu dnegna orang Majusi. Dia pun meminta bantuannya. Orang Majusi itu mengajak ke rumahnya, memuliakannya dan memberinya uang dan pakaian.



Pada malam harinya, lelaki muslim yang menolak menolong itu bermimpi berjumpa dengan Rasulullah. Semua orang mendatangi Nabi dan beliau menyambut mereka dnegan baik. Ketika tiba giliran lelaki itu menghadap Rasulullah, beliau mengusirnya dan menyuruhnya pergi. Lelaki itu berteriak, “Ya Rasulullah, aku ini umatmu yang mencintaimu juga”Rasulullah bertanya, “Mana buktinya?”


Lelaki itu tersadar, Rasulullah menyindirnya karena dia telah meminta bukti saat dimintai pertolongan. Dia menangis, Rasulullah lalu menunjukkan sebuah taman indah dan hunian indah di surga.“Lihat ini,” tutur Rasulullah. “Seharusnya semua ini kuberikan kepada mu. Tetapi karena kau tidak menolong janda dan anak yatim itu, kuberikan semua ini pada seorang Majusi”

TIDAK AKAN ADA SELESAINYA

Hari ini bisa jadi dirimu sedang berada di atas.

Dirimu akan selalu berusaha agar selalu di atas.

Namun Tuhan sangatlah adil,

hingga takdir mengharuskan dirimu kembali kebawah.



Ketika di bawah, dirimu kembali berusaha sekuat tenaga dan upaya agar dapat kembali ke atas.

Berharap dan berjuang hingga tetes darah penghabisan agar dirimu dapat kembali ke atas.

Hingga suatu saat, dirimu harus menempuh guratan takdir hingga dirimu berada di atas kembali.

Mempertahankan lagi, jatuh lagi, berusaha lagi, di atas lagi dan jatuh lagi …..



Bisa jadi saat ini dirimu menginginkan sesuatu

dirimu berusaha untuk meraih impianmu itu

Sesungguhnya Tuhan mu mengetahui apa yang terbaik bagi mu.

Namun dirimu tetap menginginkan impian mu itu ,

walaupun mungkin menurut Tuhan itu bukanlah yg terbaik bagi mu.

Hingga sampai suatu saat, impian mu dapat kamu raih.

Ketika itu kamu sadari bahwa impian yang selama ini kamu inginkan bukanlah yg terbaik untuk dirimu.

Dirimu menyesal dan kecewa, dirimu kembali menginginkan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah engkau syukuri.

HAI WANITA,JADILAH KAMU ,SEPERTI POHON KURMA...

Tidak ada kecantikan bagi seorang wanita, tiada pula keindahan, harga diri dan kedudukan kecuali beriman kepada Allah swt. Apabila dirinya tegak di... atas jalan ini, maka dia lah wanita yang mendapat petunjuk, diterima amalnya dan menjadi wanita pilihan disisi RabbNya. Namun, jika dia melepaskan jalan kebenaran tersebut,kafir terhadap Tuhannya, mengingkari agamanya dan melepaskan tuntutanNya, maka dia lah cermin kepada wanita yang murahan, hina dan terbuang. Pada saat itulah sinar kecantikan seorang wanita mulai menghilang, walau berkalung gugusan bintang di langit, meskipun bermahkota bintang gemini dan matahari terbit di keningnya. Wahai wanita muslimah yang jujur, wahai wanita mu'minah yang selalu kembali kepada Allah. Jadikanlah dirimu itu seperti sepohon kurma. Jauh dari keburukan, menjulang tinggi menghindar dari sifat mengangau. 

Dilempar dengan batu dia menjatuhkan buahnya, tetap hijau pada musim panas mahupun dingin dan memberikan manfaat kepada sekalian manusia. Jadilah engkau orang yang menjauhi perkara-perkara yang rendah, keperibadianmu terjaga dari segala pola hidup yang menipu rasa malu. Ucapanmu adalah zikir, pandanganmu melahirkan ibrah, diammu adalah berfikir. 

Saat itulah engkau mendapatkan ketenangan dan akan diterima oleh penduduk bumi. Tercurah segala pujian yang baik-baik, doa yang jujur dari semua makhluk, dan Allah swt akan menjauhkanmu dari awan kesempitan, bayang-bayang ketakutan, dan gumpalan kekeruhan. Tidurlah berbantalkan curahan doa orang-orang mu'min, lalu bangunlah untuk meraih pujian yang ditujukan kepadamu. Saat itulah engkau mula menyedari bahwa kebahagiaan bukan terdapat pada simpanan harta, kad kredit dan kereta, rumah yang bagaikan istana, mahupun pada kasih nya seorang manusia, namun pada ketaatan terhadap Zat Yang Maha Terpuji. Kedamaian hidup bukan pada hiasan keduniaan, bukan pula mengabdi kepada hamba, namun kepada kepatuhan terhadap Zat Yang Maha Mulia. 

Pesanku, jadilah seorang wanita yang bermarwah, yang punya kedudukan tinggi di sisi Tuhannya. Di mana namanya sentiasa disebut-sebut dalam kalangan para malaikat, dan yang berjaya memperoleh cinta yang Teragung, iaitu cintanya Ya Rabb lantas menjadi wanita yang paling bahagia di dunia.



Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

YUK.... KITA BERMUHASABAH............

Hari demi hari usiamu kian berkurang,Tapi engkau tidak pernah menyadarinya.Setiap hari Allah datangkan rezki kepadamu,Tapi engkau tidak pernah memujiNya.Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah mau berlapang dada.Dengan pemberian yang banyak, engkau tidak juga pernah merasa kenyang.



Setiap hari Allah datangkan rezki untukmu.Tapi setiap malam malaikat datang kepadaNya dengan membawa catatan perbuatan jelekmu.Engkau makan dengan lahap rezkiNya,Tapi engkau tidak segan-segan pula berbuat durjana kepadaNya.



Allah kabulkan jika engkau memohon kepadaNya,KebaikanNya tak putus-putus mengalir untukmu.Namun sebaliknya, catatan kejelekanmu sampai kepadaNya tiada henti.Allah adalah pelindung terbaik untukmu,Tapi engkau hamba terjelek bagiNya.



Kau raup segala apa yang Allah berikan kepadamu,Tapi Allah tutupi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan.Tidak malukah kalian kepada Allah?



Engkau melupakan AllahTapi engkau ingat pula kepada yang lain.Kepada manusia engkau merasa takut,Tapi kepada Allah engkau merasa aman-aman saja.Pada manusia engkau takut dimarahi,Tapi pada kemurkaan Allah engkau tak peduli.


WARIS DALAM ISLAM

BAB I PENDAHULUAN



1.1 Latar belakang masalahWarisan itu uang dan uang itu sangat menggoda. Uang itu fitnah dan seringkali menjadi sebab pertumpahan darah. Rasulullah SAW memprediksi akan terjadi fitnah besar-besaran gara-gara warisan. Saudara menjadi musuh dan antar keluarga tak lagi bertegur sapa. Salah satu sebabnya adalah minimnya pengetahuan tentang ilmu waris atau ilmu Fara’idh. Ilmu yang diramalkan sebagai ilmu yang paling cepat sirna dari permukaan bumi ini juga disebut sebagai separo ilmu agama dalam hal kepemilikan harta. Waris adalah salah satu sebab kepemilikan dari beberapa sebab yang digagas Syari’. Islam memperhatikan urusan waris dengan perhatian yang luar biasa, sehingga al-Qur’an membahasnya secara khusus. Al-Qur’an menjelaskan aturan waris-mewaris dengan sangat terperinci. Tidak ada aturan hukum lain yang dijelaskan sedemikian rupa dalam al-Qur’an selain mengenai harta warisan. Al-Qur’an menjelaskan hukum-hukum waris dan keadaan seluruh pewaris secara menyeluruh dan memuaskan. Juga disebutkan di dalam al-Qur’an rincian besar kecilnya bagian harta warisan yang berhak diperoleh oleh ahli waris.Ketika meneliti pembahasan tentang ketentuan pembagian harta waris menurut syari’at Islam, ternyata dapat kita temukan beberapa asas yang menjadi ciri tersendiri dari aturan waris Islam (faraidl), yang membedakannya dari aturan waris lainnya. Asas-asas yang dimaksud adalah: asas Ijbari, asas bilateral, asas individual, asas keadilan berimbang dan asas semata karena kematian.Tiap-tiap asas di atas mempunyai definisi dan penjelasan tersendiri. Dalam makalah ini, akan dibahas salah satu dari lima asas tersebut, yakni asas individual. Mengetahui seluk beluk asas individual, pada akhirnya akan mengantarkan kita kepada pemahaman yang sempurna dari maksud dan tujuan di balik aturan waris mewaris menurut ketentuan hukum kewarisan Islam (faraidl).


1.2 Rumusan masalah Apa yang dimaksud dengan asas individual dalam hukum kewarisan Islam? Apa yang menjadi dasar hukum dari adanya asas individual dalam ilmu kewarisan Islam? Bagaimana pandangan Ulama’ mengenai asas individual dalam ilmu kewarisan Islam?

SEBUAH KISAH BERKAT MEMBACA BISMILLAH

Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajiban agama dan tidak mau berbuat kebaikan.Perempuan itu senantiasa membaca Bismillah setiap kali hendak berbicara dan setiap kali dia hendak memulai sesuatu senantiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan senantiasa memperolok-olokkan isterinya.Suaminya berkata sambil mengejek,"Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."



Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku membuat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan uang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan uang ini." Isterinya mengambil uang itu dan menyimpan di tempat yang aman, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil uang tersebut dan mencampakkan uang itu ke dalam perigi di belakang rumahnya.



Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku uang yang aku berikan kepada mu dahulu untuk disimpan."Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan uang itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan uang itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. mengutus malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan semua uang dan menyerahkan uang itu kepada suaminya kembali.



Alangkah terperanjat suaminya, dia merasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mulai mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulai sesuatu pekerjaan. 


Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

BAGAIMANA AGAR ANAK KITA MENJADI ANAK YANG SHOLEH.............

hidayah dan taufik semata-mata dari Allah dan kita hanya bisa berusaha dan berusaha, namun namanya hidayah tetap kita serahkan pada-Nya.

Tidak usah jauh-jauh, cobalah kita perhatikan nabi kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, penghulu para nabi. Lihatlah bagaimana kehidupan beliau. Perhatikanlah bahwa di waktu kecil saja, beliau dalam keadaan yatim, sudah ditinggalkan ibu bapaknya. Beliau tumbuh dalam keadaan fakir, lalu siapakah yang selalu menjaganya? Siapakah yang menumbuhkan keimanannya? Siapakah yang mewahyukan kitab suci Al Qur’an padanya? Dialah Allah subhanahu wa ta’ala, segala kenikmatan adalah dari-Nya, segala kemuliaan dan sanjungan berhak ditujukan pada-Nya.

Jika kita telah mengetahui hal ini, yakin bahwa yang memberi hidayah adalah Allah dan yakin pula bahwa setiap penjagaan adalah dari-Nya, maka hendaklah kita memanjatkan do’a pada-Nya agar anak dan keturunan kita menjadi sholeh dan baik. Mintalah pada-Nya agar keturunan kita senantiasa mendapat berkah, juga selamat dari berbagai bahaya dan kejelekan. Mintalah pada Allah, semoga mereka senantiasa mendapatkan perlindungan dari gangguan setan, manusia jahat, dan jin. Inilah kebiasaan orang sholih yang sebaiknya kita tiru.




Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

TERPUTUSNYA AMALAN ORANG YANG TELAH MENINGGAL

Hadist Shahih Bukhari No. 670-671 Jilid II670. Dari mughirah ra. Katanya ia mendengar dari Rasulullah saw. Bersabda: “ Sesungguhnya berdusta berkenaan dengan ucapanku tidaklah sama dengan dusta terhadap ucapan orang lain. Siapa yang sengaja berdusta tentang hadistku, maka hendaklah dia menempati tempatnya di neraka,”Saya mendengar juga Rasulullah saw. Bersabda: “Mayat yang diratapi, akan disiksa karena ratapan itu”.



671. Dari Ibnu Umar ra., katanya Nabi saw. Bersabda: “Mayat akan disiksa dalam kuburnya sebab ia diratapi.



Hadist Shahih Bukhari No. 679 Jilid IIDari Abdullah bin Umar ra., katanya: “Sa’ad bin Ubadah sakit, Nabi saw. Mengunjunginya bersama-sama dengn Abdurahman bin ‘Auf, Sa’ad bin Abi Waqqash dan Abdullah bin Mas’ud. Ketika Nabi tiba, ia sedang dikerumuni keluarganya. Nabi bertanya,”Telah berpulang?” Jawab mereka,:Belum Ya, Rasulullah!” Nabi saw. Menangis: orang banyak pun menangis pula melihat beliau menangis. Lalu beliau bersabda, “tidakkah kamu mendengar, bahwa Allah swt. Tidak meyiksa karena airmata dan tidak pula karena hati yang duka; tetapi Allah menyiksa karena ini (beliau menunjuk lidahnya) atau Allah mengasihi; sesungguhnya mayat itu disiksa karena ratap tangis keluarganya.



Al Qur’an menerangkan mengenai terputusnya amalan orang yang sudah meninggal.QS Al Baqarah 2:286Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."Dalam QS Al An’am 6: 164, seseorang akan menanggung dosa yang dia perbuat,Artinya: Katakanlah: "Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan."Kebaikan maupun kesesatan diakibatkan dari perbuatan seseorang tersebut, dalam QS Al Israa’ 17: 15 diterangkan,Artinya: Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya Dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang sesat Maka Sesungguhnya Dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.QS Fathiir 35:18



Artinya: Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain[ ]. dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu Tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihatNya dan mereka mendirikan sembahyang. dan Barangsiapa yang mensucikan dirinya, Sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. dan kepada Allahlah kembali(mu).QS Az Zumar 39:7



Artinya: Jika kamu kafir Maka Sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain[ ]. kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu.



Keselarasan dengan hadist Hadist riwayat Abu Huraiah , Rasulullah saw bersabda: “Jika manusia sudah meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga, yaitu:- Shadaqah jariyah- Ilmu yang bermanfaat- Anak shalih yang selalu mendoakan kedua orangtuanya(HR Muslim (5/73), lafadz ini darinya, juga Bukhari dalam Adabul Mufrad [hal.8], Abu Dawud [2/15], Nasa’I [2/129], at-Thahawi, al Musykil [1/28], Baihaqi [6/278], Ahmad [2/372]