Tampilkan postingan dengan label mencari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mencari. Tampilkan semua postingan

lanjutan : GEMPA DAN KEMUSYRIKAN

Demi Wisman, Syirik Diabaikan

Indonesia pernah mencanangkan tahun 2008 sebagai Tahun Kunjungan Wisata. Sayang, yang dipertontonkan justru tradisi yang dimurkai Allah

Optimis. Demikian raut wajah Jero Wacik, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Republik Indonesia, sebelum menabuh beduk tanda diresmikannya Visit Indonesian Year (VIY) 2008 lalu.

Tak hanya itu, hari itu juga menjadi hari yang membanggakan bagi Jero. Pasalnya, sebagai menteri, baru pada masanya Indonesia kembali berhasil menggelar Tahun Kunjungan Wisata.

Menurut Jero, VIY 2008 bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pariwisata dengan mengajak seluruh komponen masyarakat berpartisipasi mensukseskan program ini.

"Kita telah menyiapkan lebih dari 100 even di seluruh Indonesia untuk menyambut kedatangan wisman (wisatawan mancanegara)," katanya.

Target pun sudah dipasang. VIY 2008, kata Jero, diharap bisa mendatangkan 7 juta wisman. Tahun 2006, wisman yang ditargetkan 6 juta hanya tercapai 5,5 juta orang. Sedikit lagi mencapai target.

Jero juga mengaku, telah mendapat dana sebanyak US$ 15 juta untuk mempromosikan proyek besar ini ke seluruh dunia. Salah satunya, dengan beriklan di berbagai stasiun televisi ternama di seantero dunia.

Bagi Jero, menjadikan tahun 2008 sebagai Tahun Kunjungan Wisata bukan berarti tanpa perhitungan. Indonesia sudah lama tidak menggelar program ini, setelah terakhir tahun 1991. Selain itu, "Kita juga mencari momen yang tepat. Tahun 2008 adalah 100 tahun kebangkitan nasional," kata Jero lagi waktu itu.

Tantangan program ini, ancaman terorisme, bencana alam, dan keamanan, yang bisa mengkhawatirkan turis asing masuk ke Indonesia. Program ini diharapkan bisa mengembalikan nama baik Indonesia di mata dunia.




Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih

"KETIKA AKU MENCARIMU........"

Ya Robb....Terlalu lama kubiarkan diriku merangkai dosa.Menghimpun nista dalam bingkai hati yg lemah Membungkus maksiat dengan pita berwajah durjana

Ya Robb....Betapa banyak rentang waktu yg kusia - siakan. Betapa tak pernah kuhitung nikmat dan karunia MU. Padahal betapa besar cinta yang KAU berikan padaku

Ya Robb...Ketika sholat kutinggalkan.Ketika puasa kuabaikanKetika Al Qur'an kubiarkan diam tak ku lantunkan Ketika bibir telah kering dari ASMAMUKetika nadi dan jantung tak lagi pernah berzikir padaMU Inikah yang kubanggakan padaMU?

Ya Robb...Diatas sajadah cinta Kutersungkur di hadapanMU. Tatkala KAU menegurku dengan bahasa MU yang lembut.Begitu indah mengalirkan nafas ampunan ke aliran darahkuAku malu ya Robb...Aku malu menghadapkan wajahku ke hadapanMU.Apa yang bisa kubanggakan pada MU,Kecuali setumpuk dosa dan kehinaanku

Ya Dzat Yang Maha Rahman dan RahimJangan KAU jauhkan aku setelah KAU dekatlkan aku Jangan Kau tinggalkan Aku setelah KAU tuntun aku Jangan KAU sesatkan AKU setelah KAU beri aku petunjuk Jangan

biarkan aku sendirian tanpaMU


Ya Robb ....Lindungi aku dengan kalimatMU. Jaga aku dengan LAA ILAAHAILLAULOH MUHAMMADUR ROSULLULLOH "







Ya Robb...Jangan biarkan airmata taubat ini sia - sia.Jangan biarkan tangis harapan ini membentur karang. Karena aku tau cinta MU melebihi isi langit dan bumi






Kirimkan teman lain ingin ikut membaca juga. Terimakasih