Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan

DOA UNTUK BERSELINGKUH

Dua minggu yang lalu saya berkesempatan mendampingi sahabat saya sewaktu menerima lamaran salah seorang putrinya. Acara sekitar 30 menit itu diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh seorang diantara hadirin. Meskipun baru acara lamaran, tetapi diantara doa yang dibaca termasuk juga harapan agar nantinya pasangan itu hidup rukun dan bahagia. “Alahumma allif baynahumaa kamaa allafta bayna yuusufa wa zulaikha” begitu bunyi salah satu kalimat dalam doa itu.

Tanpa disangka-sangka sesudah acara doa selesai, salah seorang anggota rombongan bakal besan angkat bicara: “Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, seharusnya doa tadi tidak membawa-bawa nama Yusuf dan Zulaikha. Meskipun sudah sangat jamak diucapkan dan meskipun Yusuf seorang nabi, tetapi mereka bukan suami-istri”. Tidak seorangpun dari majlis yang menjawab, termasuk yang membaca doa. Sepertinya semua sepakat berkata dalam hati: “Ooo begitu, ya deh”. Untuk pertama kalinya saya mendengar orang mengangkat masalah ini, apalagi dalam majlis seperti ini.